teknisi jaringan komputer

Beranda » Investasi » ANALISA FUNDAMENTAL EMITEN-EMITEN SEKTOR BISNIS INDUSTRI TELEKOMUNIKASI

ANALISA FUNDAMENTAL EMITEN-EMITEN SEKTOR BISNIS INDUSTRI TELEKOMUNIKASI

Ada beberapa emiten telekomunikasi yang listing di lantai bursa, diantaranya :

  1. PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM)
  2. PT XL Axiata Tbk (EXCL)
  3. PT Indosat Tbk (ISAT)
  4. PT Bakrie Telecom Tbk (BTEL), dan
  5. PT SmartFren Tbk (FREN)

Secara fundamental, dua saham telekomunikasi yaitu PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) dan PT XL Axiata Tbk (EXCL) adalah yang menarik untuk dibeli bisnisnya (buyed the bussiness not a share) dan dijadikan bahan trading saham untuk memperbanyak pundi-pundi modal. Secara fundamental, kinerja kedua perusahaan tersebut meningkat signifikan karena telah berhasil melakukan efisiensi dengan yang didukung oleh aplikasi teknologi dibandingkan emiten sektor telekomunikasi yang lain. Selain itu kedua saham tersebut memiliki nilai kapitalisasi yang relatif besar dan cukup likuid ditransaksikan. kinerja keuangan kedua emiten pada kuartal III 2012 lebih baik dibandingkan periode yang sama 2011.

Kinerja saham XL Axiata dalam lima tahun terakhir lebih tinggi dibandingkan kinerja dari saham emiten sejenis. Kenaikan harga saham XL Axiata yang signifikan didukung oleh pertumbuhan pendapatan perusahaan yang lebih tinggi dibandingkan emiten telekomunikasi lainnya.

Selama lima tahun terakhir harga saham XL Axiata naik hingga 225%, sedangkan harga saham Indosat Tbk yang merupakan kompetitor terdekat XL Axiata hanya naik 30,6% dan saham Telkom justru tercatat turun 13,6%.

Selama periode 2007-2011 pertumbuhan pendapatan XL Axiata mencapai 126% sedangkan Indosat 22%, dan Telkom sebesar 21,5%. Kenaikan pendapatan ini salah satunya ditopang peningkatan jumlah pelanggan XL Axiata antara 2007-2011 sebesar 200%. Selama kurun waktu yang sama jumlah pelanggan seluler Indosat naik 41,6% sedangkan Telkom naik 123%.(*)

Tetapi, saham PT Indosat Tbk (ISAT) masih tidak menarik, kinerja saham Indosat masih dipengaruhi fundamental keuangan yang masih cenderung menurun. Dari sisi produk dan core business-nya, Indosat juga tidak punya positioning. Dari sisi penerapan teknologi, posisi Indosat masih kalah dibandingkan Telkom dan XL Axiata. Dalam menerapakan layanan data 3G yang benar-benar siap hanya Telkom dan XL Axiata.

Untuk saham PT Bakrie Telecom Tbk (BTEL) juga tidak menarik. Emiten telekomunikasi milik Grup Bakrie ini memiliki utang yang sangat besar yang mempengaruhi kinerja kas perseroan. Selain itu, sentimen negatif yang sedang tertuju pada Grup Bakrie menambah sentimen negatif bagi saham ini.

Saham PT SmartFren Tbk (FREN) juga tidak terlalu menarik untuk dijadikan pilihan investasi. Hingga saat ini perseroan belum berhasil menyelesaikan kinerja keuangan.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog Stats

  • 44,903 hits

My FB

%d blogger menyukai ini: